Terpesona Si Cantik Kawah Putih


Belum ke Bandung Namanya, kalau tidak menginjakkan kaki di Kawah Putih, kawah nan indah di pegunungan yang memiliki banyak kandungan belerang.

Gue memulai perjalanan menuju Kawah Putih bersama seorang kawan dari Kota Bandung, dengan mengendarai sepeda motor, kami berangkat berdua saja, cowok – cowok pula, berasa deh jonesnya.

IMG_20160811_121219[1]

IMG_20160811_121245[1]

Perjalanan kami tempuh selama kurang lebih 2 jam, melewati daerah pinggiran kota sampai akhirnya tiba di daerah Ciwidey, hawa pegunungan langsung terasa, dingin !

Mirip seperti daerah Sembalun, kalau di Lombok, wilayahnya berbukit dengan barisan pepohonan sepanjang jalan utamanya. Motor terus melaju, sampai akhirnya kami tiba di area parkir, welcome to Kawah Putih!

IMG_20160811_122155[1]

IMG_20160811_122158[1]

Di area parkir, rupanya sudah banyak bus pariwisata, mobil, dan motor yang parkir, sepertinya hari ini ramai sekali pengunjungnya.

Berhubung belum sarapan, kami pun makan dulu sebelum beli tiket, banyak warung – warung makan di area parkir, menu mereka rata – rata sama, seperti nasi goreng, mie goreng, hingga lalapan ayam/ bebek. Harganya juga tidak terlalu mahal sih. Selain itu, di sekitar area parkir ada juga toko souvenir dan banyak juga pedagang buah strawberry.

IMG_20160811_122201[1]

Selesai makan, kami segera menuju tempat pembelian tiket, harga tiket termasuk dengan transpot angkutan dari area parkir ke kawah putih PP dan biaya parkir kendaraan.

IMG_20160811_125345[1]

Secara pribadi gue suka pengelolaannya, uang yang kita keluarkan, walaupun cukup banyak, tapi pemanfaatannya jelas. Kerennya lagi, tiket yang mereka berikan, bentuknya kartu digital (semacam kartu kaya di Timezone gitu loh), akan di-tap sewaktu akan naik angkot, kartunya ga pakai kertas, jadi aman dan bebas sampah !

IMG_20160811_125737[1]

IMG_20160811_130004[1]

IMG_20160811_130510[1]

Kami pun naik keatas angkot, bersama kami ada 6 orang lainnya, total 8 orang pkus supir. Angkot berjalan memecah jalanan, sepanjang jalan aspal dikelilingi barisan pohon tiada henti, jalan berkelok – kelok, naik dan turun, tekadang kami berpapasan dengan angkot lain yang mengangkut penumpang turun ke area parkir. Sepanjang jalan, suhu terasa semakin dingin, bahkan kabut pun mulai tebal.

IMG_20160811_131412[1]

Sekitar 20 menit perjalanan, akhirnya kami pun tiba di area parkir Kawah Putih, wiiih ramai sekali ! di area parkir, gue ngeliat ada sign Kawah Putih, yaudah turun angkot minta tolong difotoin dulu disana, norak sih, tapi biar ada bukti pernah ke sana, haha !

Memasuki area kawah putih terdapat lapangan dengan beberapa saung kecil, terdapat juga papan peringatan serta aturan di kawasan wisata ini, gue dan kawan berjalan ke arah area pandang (sebenarnya ini diperuntukan bagi para lansia) terlebih dahulu sebelum nantinya akan turun ke bawah. Area pandang terdapat gazebo kecil, dari atas kita bisa melihat pemandangan area kawah putih, danaunya terlihat sangat indah, berwarna biru tosca. Di area pandang, hanya ada kami dan beberapa turis Malaysia yang juga sedang bersantai menikmati pemandangan.

IMG_20160811_131614[1]

IMG_20160811_131636[1]

IMG_20160811_131810_HDR[1]

IMG_20160811_131859_HDR[1]

Setelah puas, gue pun mengajak teman buat turun ke bawah, melewati tangga yang dibagi menjadi 2 bagian, bagian untuk yang akan turun dan yang akan naik. Bagus sekali pengaturannya, jadi pengunjung tidak perlu berdesak – desakan.

IMG_20160811_132313[1]

IMG_20160811_132324[1]

IMG_20160811_132447[1]

Ramai pake banget ! itu yang pertama kali melintas saat sudah di bawah, tampak banyak sekali pengunjung dengan pelbagai kegiatannya masing – masing, gue dan teman melipir mencari area yang lebih sepi. Oh iya, di sini, kalau ada yang tidak bawa kamera tapi ingin berfoto, jangan khawatir, ada banyak tukang foto keliling yang menjajakan jasa mereka, kerennya lagi, hasil foto bisa langsung dicetak ! wiiih, canggih ! untuk harganya, gue ga tau, karena gue ga nyobain jasa mereka.

IMG_20160811_132455[1]

IMG_20160811_132921_HDR[1]

IMG_20160811_133159_HDR[1]

Di area yang lebih sepi, gue dan teman duduk – duduk menikmati view yang ada, sembari berfoto juga, kan sayang udah jauh kesini ga fotoan. Terkadang pemandangan tertutup kabut yang cukup tebal, dan angin yang bertiup juga dingin banget. Buat kalian yang ke Kawah Putih, jaket adalah hal wajib dibawa !

Pemandangan sekitar area kawahnya keren banget, bahasa gaulnya Instaable deh ! selain kawahย ย yang keren, banyak juga deretan pepohonan yang mengering, gue tebak sih pohon – pohon ini kering karena kandungan belerang di tanahnya terlalu tinggi, tapi pohon yang kering pun keren banget dijadiin property buat fotoan ๐Ÿ™‚

IMG_20160811_133449_HDR[1]

IMG_20160811_133627[1]

IMG_20160811_133806_HDR[1]

Sekitar satu jam kami berdiam di sana, sampai akhirnya mulai bosan dan memutuskan buat balik ke parkiran dan akan berangkat ke lokasi lain. Kembali kami melewati pinggiran kawah menuju tangga untuk ke parkiran, baru sewaktu lewat gue perhatiin, ternyata ada yang menjual serbuk belerang dan batu belerang di dekat tangga, waaah unik sekali ! otak gue langsung berpikir, gimana ya kalau jualan serbuk belerang juga di Danau Segara Anak, kan lumayan tuh duitnya buat jajan, hehe.

IMG_20160811_135728_HDR[1]

Di area parkir angkot jangan bingung naik angkot yang mana buat balik ke parkiran bawah, naik aja yang kosong, nanti kalau sudah penuh, angkot baru akan segera berjalan kok.

Sepanjang perjalanan balik, gue masih terkagum – kagum dengan pengelolaan wisata Kawah Putih ini, tempatnya keren, bersih, dan tanpa ada vandalisme. Salut !!

Ps : Setelah dari Kawah Putih, kami pergi menuju Situ Patenggang, gimana ceritanya, tunggu di post selanjutnya !

 

Iklan

24 thoughts on “Terpesona Si Cantik Kawah Putih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s