El Bazar, Oase Ditengah Panasnya Kuta


Dua minggu yang lalu, Gue main ke wilayah Lombok Tengah bagian selatan, tepatnya ke daerah Kuta. Gue berangkat bersama teman, dalam rangka nganterin dia ketemuan sama keluarga angkatnya yang di Kuta, teman Gue sendiri asli dari Surabaya.

Karena bosan, Gue pun inisiatif jalan-jalan sendirian, tujuan Gue mau ke Bukit Merese yang ada di Pantai Tanjung Aan. Waktu itu siang hari dan panasnya amit-amit sampai ke ubun-ubun!

Bukit Merese Lombok

si ganteng kepanasan

Kelar ngider di Bukit Merese, Gue pun berencana makan siang, sekalian mencari tempat ngadem, lari dari panasnya daerah Kuta. Gue pun berinisiatif mencari tempat makan via Tripadvisor dan muncullah rekomendasi teratas, El Bazar, sebuah resto dengan konsep dan menu makanan Mediterania.

Berbekal petunjuk Google Maps, Gue pun akhirnya tiba di El Bazar. Kesan pertama tempatnya kecil kalau dari luar, hanya 1 lantai saja. Setelah memarkirkan motor kesayangan, Gue pun segera melangkah masuk

El Bazar Kuta 10

Welcome!

“Selamat datang”, sapa waiternya ramah. dan Gue pun membalas dengan senyum.

Sejuk. Itu kesan pertama saat gue masuk, suasana dalam restaurant seperti lorong yang memanjang, dengan deretan kursi dan meja untuk duduk dua orang disamping kiri, juga sepanjang lorong tampak dilangit-langitnya kipas angin setia memutar sirkulasi udara.

El Bazar Kuta 3

suasana di dalam

El Bazar Kuta 4

Suasana di dalam

el Bazar Kuta

suasana di dalam

Kalau datang dengan grup besar, masuk lebih ke dalam lagi, akan ada space yang lebih dari cukup di dalam sana. Di bagian paling ujung restaurant, ada area duduk dengan penampakan air mancur setinggi 180 cm ditengahnya. Tampak sangat artistik dan mengundang untuk duduk di sana, tapi sayangnya saat Gue datang sedang ada perbaikan saluran pembuangan, kata mas waiternya, baunya mengarah ke sana, jadi lebih baik jangan duduk di sana. Sedih.

El Bazar Kuta 7

suasana di dalam

Akhirnya, gue pun memilih duduk di dekat lorong masuk, dekat dengan counter kasir dan waiter. Setelah duduk, Gue diberikan menu. Pilihan makanan dan minuman tidak terlalu banyak, harganya pun relatif menengah, start dari 25K – 150K rupiah.

Saat itu pilihan Gue jatuh ke Iced Cofee with milk dan Panacota. Tak butuh waktu lama sampai pesanan Gue datang, Iced Coffee-nya enak banget, segar! cocok dengan suasana Kuta yang lagi panas-panasnya. Rasanya pun tidak terlalu manis, bahkan setelah Gue tambahkan susu. Pokoknya rasanya pas.  Panacota-nya pun lembut dan lumer di mulut, ditemani dengan potongan pepaya dan kurma yang di-glaze dengan madu, duuh, makin mantab!

Oh iya, El Bazaar tidak menjual minuman alkohol, tapi menurut waiternya tidak apa-apa kalau customer membawa sendiri dari luar, tidak dilarang oleh mereka.

Menu favorit lainnya di El Bazar adalah Mezze Platter with Salmon, yang berisi Roti Pita, disajikan dengan hummus, couscous, sauteed spinach, carrots with honey and mustard dressing, cumin potatoes in olive oil, chekchouka, dan baba ganoush. Diatas sajian tersebut, disajikan juga dua buah Smoked Salmon dan Feta Cheese. Wow, kedengarannya sangat lezat ya! besok-besok Gue harus coba juga deh.

El Bazar Kuta 8

Pict from Google

El Bazar buka dari pukul 7:30 AM – 11:00 PM, lokasinya sendiri cukup mudah ditemukan, terletak di jalan utama, dengan dengan perempatan menuju Pantai Mawun, alamat lebih lengkapnya di Jl. Raya Kuta No.5, Kuta, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kode pos 83573. Nomor telepon yang bisa dihubungi ada di 0819-9911-3026. Kalau kalian tidak suka suasana yang terlalu ramai, sebaiknya datang di jam brunch, karena saat lunch ataupun dinner, sudah bisa dipastikan suasana sangat ramai.

Perpaduan menu yang lezat dan autentik, dengan pelayanan yang ramah, ditambah suasana dan dekorasi yang juara, tidak heran El Bazar menjadi top restaurant di Tripadvisor untuk kategori Resturant di Kuta.

Tidak salah, nongkrong di El Bazar, ibarat menemukan oase ditengah panas terik Kuta. Gue udah pernah ke sini, kalian kapan nyusul dan nyobain?

Iklan

4 respons untuk ‘El Bazar, Oase Ditengah Panasnya Kuta

  1. BaRTZap berkata:

    Waaaah resto dan menunya menarik banget nih. Suka juga dengan gambaran restonya, unik. Ah jadi kangen Lombok, udah lama juga gak ke sana, 5 tahunan lebih kayanya.

    Untuk harganya sendiri gimana kak? Sebanding dengan rasanya khan?

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s